Ratu Máxima telah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, mulai dari Senin hingga Kamis, 24-27 November 2025. Selama kunjungannya, beliau hadir di Indonesia bukan sebagai Ratu Belanda, tetapi sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan. Kunjungannya mencakup pertemuan dan kegiatan terkait keuangan inklusif dan kesehatan finansial.
Ratu Máxima melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Kabupaten Sragen, Kota Solo di Jawa Tengah, Kota Jakarta, hingga Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Ini merupakan kunjungan kelima Ratu Máxima ke Indonesia, setelah sebelumnya datang pada tahun 2012, 2016, dan 2018. Selain itu, beliau juga pernah mendampingi Raja Willem-Alexander dalam kunjungan kenegaraan pada tahun 2020.
Selama kunjungannya, Ratu Máxima menghadiri berbagai acara, termasuk kunjungan ke pabrik garmen, Kampung Batik Laweyan, Women’s World Banking, kantor PBB, International Finance Corporation, rumah subsidi Gran Harmoni Cibitung, dan Deloitte Indonesia. Di setiap acara, beliau berdiskusi tentang keuangan inklusif dan kesehatan finansial masyarakat.
Kunjungan ini juga menyertakan agenda literasi finansial bersama Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan RI. Ratu Máxima juga bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, untuk menyampaikan temuan dan kesan dari kunjungannya.
Ratu Máxima lahir pada 17 Mei 1971 dan menikah dengan Raja Willem-Alexander pada tahun 2002. Kunjungan beliau ke Indonesia merupakan bagian dari upaya mempromosikan ketahanan dan kesejahteraan finansial di berbagai negara.







