Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membukukan kenaikan yang signifikan hingga penutupan perdagangan hari ini. Pada Senin, 29 Desember 2025, IHSG menguat sebesar 1,25 persen atau 106,34 poin, mencapai level 8.644,26. Pantauan di Stockbit juga menunjukkan bahwa IHSG bergerak antara level 8.545 dan mencapai titik tertinggi di 8.652. Transaksi pasar reguler mencapai Rp 19,26 triliun dengan jumlah transaksi sebanyak 2,75 juta. Sektor siklikal mencatat lonjakan tertinggi sebesar 3,70 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur, energi, bahan baku, transportasi, dan industri yang juga mengalami kenaikan.
Namun, sektor teknologi mengalami penurunan sebesar 1,17 persen. Analis teknikal dari Phintraco Sekuritas melaporkan bahwa IHSG membentuk Golden Cross di area oversold yang didukung oleh peningkatan volume beli. Selain itu, ada penyempitan negative slope MACD. Di jajaran saham unggulan, tiga emiten dengan lompatan harga tertinggi di LQ45 adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang melonjak 15,25 persen, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 7,26 persen, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) meningkat 6,42 persen.
Pada sesi pertama perdagangan hari itu, IHSG juga mengalami kenaikan sebesar 0,87 persen atau 74,56 poin, mencapai level 8.612,47. Dengan perkembangan ini, pasar saham menunjukkan performa yang positif dan menarik perhatian investor untuk memperhatikan pergerakan saham-saham potensial.

