Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, menutup tahun 2025 dengan penurunan sekitar 6 persen, mengecewakan investor setelah dua tahun kinerja positif. Namun, perusahaan riset K33 melihat 2026 sebagai momentum kebangkitan bitcoin. Mereka menilai pelemahan bitcoin sepanjang 2025 bukanlah akhir cerita, tetapi lebih disebabkan oleh faktor sementara di pasar kripto. K33 memproyeksikan bitcoin akan mengungguli saham dan emas pada 2026 karena adanya kombinasi kebijakan moneter, dukungan politik, dan regulasi baru. Para ahli K33 melihat harga bitcoin sebagai undervalued dan memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed akan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Bitcoin diprediksi mengungguli indeks saham dan emas, dengan enam katalis utama yang akan mendorong kenaikan harga bitcoin pada tahun ini. Selain itu, lingkungan kebijakan moneter yang lebih longgar diperkirakan akan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Selain itu, peluang bahwa The Fed akan memangkas suku bunga setidaknya dua kali atau lebih hingga akhir tahun depan juga dinilai tinggi. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan pola pasar bearish seperti pada tahun sebelumnya.

