Thursday, January 22, 2026
HomeEkonomiPameran BRI Kriti: Wastra Nusantara Tembus Pasar Mancanegara

Pameran BRI Kriti: Wastra Nusantara Tembus Pasar Mancanegara

Indonesia dikenal sebagai negeri seribu kain karena keberagaman wastra tradisionalnya seperti batik, songket, lurik, dan sasirangan yang sarat dengan makna budaya. Namun, dalam gaya hidup modern, banyak orang menganggap wastra kurang praktis untuk digunakan sehari-hari. Tujuan Kriti by Lusy adalah menciptakan desain yang relevan dan adaptif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Kriti by Lusy didirikan oleh Lusy Rachmat pada tahun 2017 di Bogor. UMKM fashion ini menawarkan berbagai koleksi busana wanita yang menggunakan tenun dan lurik sebagai elemen utama. Kombinasi kedua material ini dipilih karena memiliki desain yang timeless dan dapat diterima oleh berbagai generasi.

Menurut Lusy, ide Kriti by Lusy muncul ketika banyak teman wanitanya memiliki bahan tenun tetapi tidak tahu bagaimana menggunakannya. Proses produksi juga menjadi fokus utama dalam karakter Kriti by Lusy. Lusy bekerja sama dengan penjahit lokal dan pengrajin tenun untuk memastikan setiap detail bahan terjaga dengan baik.

Dengan membatasi jumlah produksi, setiap desain dari Kriti by Lusy memiliki nilai eksklusif. Pada tahun 2018, Kriti by Lusy bergabung dengan Rumah BUMN BRI dan mendapat akses pelatihan serta fasilitas pemasaran dari program Growpreneur by BRI. Hal ini membantu Lusy dalam menata strategi bisnisnya.

Melalui bantuan dari BRI, Kriti by Lusy semakin percaya diri untuk memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun internasional. Mereka telah merambah pasar internasional dengan berpartisipasi dalam berbagai pameran di berbagai negara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Lusy untuk memperkenalkan wastra modern Indonesia ke pasar global.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer