Pada Kamis, 8 Januari 2026, proses perceraian antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya mencuri perhatian karena keduanya berhasil mengakhiri rumah tangga dengan damai dan beradab. Di tengah banyaknya cerai publik yang sarat konflik, pasangan ini memilih jalan damai dan efisien, membuat proses hukum berjalan singkat dan lancar.
Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya berjalan tanpa adanya sengketa apapun, termasuk masalah pribadi, anak, atau pembagian harta. Kesepakatan ini membuat persidangan di Pengadilan Agama berjalan lebih mudah dan memiliki potensi putusan yang cepat. Atalia Praratya, yang akrab disapa Bu Cinta, menegaskan bahwa keputusan ini bersifat personal dan bukan karena isu negatif yang beredar di publik.
Bu Cinta juga tak ingin memanjangkan proses dengan memperdebatkan harta dan hak asuh anak. Prioritasnya adalah menyelesaikan proses hukum dengan cepat demi kebaikan bersama di masa depan. Menariknya, komunikasi antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya tetap intens dan hangat menjelang hari putusan perceraian.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, mengungkap bahwa keduanya masih aktif berkomunikasi melalui WhatsApp untuk urusan bersama. Komunikasi ini tidak hanya formal terkait persidangan, tapi juga percakapan sederhana yang menunjukkan hubungan hangat tanpa ada perseteruan. Sikap damai dan komunikasi terbuka keduanya ini menuai perhatian, membuktikan bahwa perpisahan tidak selalu harus disertai konflik.







