Monday, February 16, 2026
HomeEkonomiTata Kelola Operasi Pertambangan: Prioritaskan Keselamatan Kerja

Tata Kelola Operasi Pertambangan: Prioritaskan Keselamatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) memiliki peran penting dalam industri pertambangan karena dapat memengaruhi keberlanjutan operasi dan stabilitas produksi. Pengelolaan keselamatan bukan hanya sekadar kewajiban kepatuhan, tetapi juga merupakan bagian integral dari tata kelola operasional dan manajemen risiko perusahaan.

Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026 di lingkungan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mencerminkan komitmen perusahaan dalam memprioritaskan keselamatan kerja. Dengan menempatkan agenda keselamatan kerja dalam kerangka pengelolaan pertambangan yang terstruktur, NHM terus berupaya untuk mengikuti pedoman keselamatan nasional sektor pertambangan.

Tema BK3N 2026, “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif,” menekankan pentingnya kompetensi sumber daya manusia, sistem pengelolaan risiko, dan koordinasi lintas fungsi dalam pengelolaan keselamatan kerja di area tambang.

NHM juga fokus pada penerapan keselamatan kerja di tingkat operasional dengan meningkatkan kompetensi pekerja, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, inspeksi peralatan, pelaporan kondisi tidak aman, dan penerapan praktik keselamatan di area kerja. Keselamatan kerja dipandang sebagai bagian integral dari proses operasional sehari-hari, bukan sekadar slogan.

Sistem pengelolaan keselamatan pertambangan melibatkan seluruh unsur organisasi dan mitra kerja, dengan tujuan untuk mencapai keselamatan pertambangan yang berkelanjutan. NHM juga menggunakan berbagai instrumen pengelolaan keselamatan dan lingkungan seperti Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan, Audit Eksternal ISO 14001 dan ISO 45001, Critical Control Management, dan Leadership Walk About untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko operasional secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan dalam BK3N 2026 mencakup program kesehatan dan keselamatan pekerja, termasuk kegiatan preventif dan sosialisasi keselamatan kerja. Program-program ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan risiko sumber daya manusia di area operasional tambang, menegaskan komitmen NHM dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer