Saturday, February 14, 2026
HomeEkonomiPemerintah Berencana Membayar Petani Pulihkan Sawah Harus Terdampak Bencana

Pemerintah Berencana Membayar Petani Pulihkan Sawah Harus Terdampak Bencana

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan rencana pemerintah untuk memberikan gaji kepada petani melalui program padat karya guna memulihkan sawah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tujuan dari program ini adalah untuk menjaga produksi pangan nasional dengan melibatkan pemilik lahan secara langsung dalam proses pemulihan sawah yang rusak. Biaya pemulihan lahan sawah akan ditanggung oleh pemerintah pusat sehingga petani tidak hanya bisa memulihkan lahan pertanian tetapi juga memperoleh pendapatan selama proses rehabilitasi berlangsung.

Menteri Amran Sulaiman menjelaskan bahwa program padat karya ini memastikan seluruh pemilik sawah terlibat aktif dalam proses rehabilitasi, dimana mereka bekerja di lahannya sendiri dan mendapatkan penghasilan harian yang cukup untuk kebutuhan keluarga. Di Aceh sendiri, sekitar 10.000 hektare lahan sawah sedang direhabilitasi dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 200.000 hari orang kerja yang dibayar secara harian. Pemerintah menargetkan lahan dengan kerusakan ringan hingga sedang dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan untuk mencapai percepatan pemulihan.

Total kerusakan lahan sawah akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 98.002 hektare, dengan kerusakan terluas terjadi di Aceh. Dari total tersebut, kerusakan dengan kriteria ringan hingga sedang mencapai 69.240 hektare, dengan rincian kerusakan ringan seluas 48.969 hektare dan sedang seluas 20.271 hektare. Khusus di Kabupaten Aceh Utara, total kerusakan ringan-sedang tercatat seluas 8.237 hektare. Seperti yang dijelaskan oleh Mentan Amran, program ini akan memberikan bantuan berupa benih, pengolahan tanah, perbaikan irigasi yang ditanggung oleh pemerintah pusat untuk pembangunan kembali lahan sawah yang terdampak bencana.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer