Otoritas keuangan California telah memberikan sanksi kepada perusahaan pemberi pinjaman kripto, Nexo, atas pelanggaran aturan pinjaman. Meskipun Nexo sedang merencanakan untuk kembali ke pasar Amerika Serikat, Komisioner Regulator keuangan California, Department of Financial Protection and Innovation (DFPI), KC Mohseni menyatakan bahwa perusahaan ini telah memberikan pinjaman kripto kepada ribuan warga California tanpa lisensi yang diperlukan. Selain itu, Nexo juga tidak melakukan penilaian yang memadai terhadap kemampuan debitur untuk membayar kembali pinjaman, termasuk tidak menelaah utang yang ada atau riwayat kredit peminjam.
Mohseni menekankan pentingnya bagi pemberi pinjaman untuk mematuhi hukum dan menghindari praktik pinjaman berisiko yang dapat merugikan konsumen. Sebagai konsekuensi, Nexo dikenakan denda sebesar USD 500.000 dan diwajibkan untuk mengalihkan dana nasabah California ke afiliasi AS yang telah memiliki lisensi dalam waktu 150 hari. Sanksi dari California ini dianggap penting karena negara bagian tersebut sering menjadi acuan dalam regulasi keuangan di tingkat nasional, mendorong perusahaan keuangan untuk mematuhi ketentuan hukum.
Keputusan ini menambah daftar tantangan regulasi yang dihadapi Nexo di Amerika Serikat, yang sebelumnya mengakibatkan perusahaan ini keluar dari pasar AS pada tahun 2022. California, dengan jumlah penduduk dan produk domestik bruto terbesar di AS, sering menjadi pintu masuk utama bagi perusahaan jasa keuangan yang ingin mengembangkan bisnis mereka secara nasional.

