Friday, March 13, 2026
HomeEkonomiNike Umumkan PHK Massal: Penjualan Berdampak Lambat

Nike Umumkan PHK Massal: Penjualan Berdampak Lambat

Nike kembali melakukan langkah efisiensi dalam usaha menghadapi tantangan penjualan yang melemah dan biaya operasional yang meningkat. Perusahaan sepatu olahraga ini mempercepat otomatisasi dan merampingkan tenaga kerja di pusat distribusinya di Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi untuk mengembalikan profitabilitas jangka panjang. Hal ini terungkap setelah Nike memutuskan untuk memangkas 775 karyawan di pusat distribusi di Tennessee dan Mississippi. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengurangi kompleksitas operasional, meningkatkan fleksibilitas, responsivitas, dan efisiensi operasional perusahaan. Langkah pengurangan ini juga sejalan dengan upaya Nike untuk memperkuat rantai pasok, meningkatkan penggunaan teknologi otomatisasi, serta berinvestasi pada keterampilan tim untuk masa depan.

CEO Nike, Elliott Hill, tengah berupaya membalikkan kondisi perusahaan setelah mengalami perlambatan penjualan dan penyusutan margin. Strategi lama Nike yang menitikberatkan penjualan langsung ke konsumen melalui toko dan situs resmi membuat volume bisnis tidak lagi dapat mendukung tingkat tenaga kerja yang ada. Hill kini berfokus pada menarik kembali mitra grosir, membersihkan stok lama, dan mendorong inovasi produk sebagai langkah untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang menguntungkan dan memperbaiki margin keuntungan perusahaan. Meskipun demikian, Nike belum merinci secara spesifik bagaimana ekspansi otomatisasi di gudangnya memengaruhi pengurangan karyawan. Gelombang otomatisasi juga sedang menyapu perusahaan-perusahaan besar di Amerika, dengan USP juga mengumumkan rencana pemangkasan posisi pekerjaan tahun lalu sebagian karena peningkatan otomatisasi fasilitas.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer