Dhani memiliki keinginan untuk menciptakan atmosfer budaya yang kuat di restorannya, sehingga ia menghiasi dinding dengan koleksi foto-foto langka para Raja Jawa dari masa lampau. Menurut Dhani, koleksi foto-foto tersebut bukan hanya sekadar dekorasi, melainkan artefak sejarah fotografi yang sudah ada sejak pertengahan abad ke-19. Ia menjelaskan bahwa koleksi ini mencakup foto-foto para Raja Jawa, Raja Mataram, dan keraton yang berasal dari abad ke-19, termasuk di antaranya adalah foto-foto Pakubuwono VIII, IX, X, XI, dan XII.
Selain foto-foto, Dhani juga memajang lukisan tokoh sejarah yang hidup sebelum era fotografi, menambahkan dimensi edukasi sejarah bagi pengunjung restorannya. Salah satunya adalah lukisan Pangeran Puger yang merupakan cikal bakal dinasti Mataram Islam. Meskipun tidak terdapat foto dari Pangeran Puger karena hidup pada abad ke-18, lukisannya tetap memperkuat kehadiran sejarah di restoran Dhani.
Dengan adanya koleksi foto dan lukisan tersebut, Dhani tidak hanya ingin menciptakan suasana yang khas di restorannya, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi dan sejarah yang menarik bagi para pengunjung. Melalui perpaduan antara foto-foto dan lukisan, ia berhasil menampilkan kekayaan sejarah Jawa yang jauh dari era modern dan menarik perhatian orang-orang untuk lebih memahami warisan budaya yang ada.

