Pada bulan Februari 2026, Bank Indonesia melaporkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) masih berada di atas ambang batas 100 poin, dengan level 125,2 poin. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional tetap kuat dan optimis. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) mencapai 115,9 poin, yang lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh penilaian positif masyarakat terhadap faktor-faktor seperti peningkatan penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama.
Ramdan juga mengungkapkan bahwa Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) masih optimis dengan poin 134,4, meskipun sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya. Hasil survei tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan, termasuk prospek penghasilan, kesempatan kerja, dan aktivitas ekonomi. Survei Konsumen yang dilakukan oleh BI secara bulanan bertujuan untuk memahami persepsi rumah tangga terkait kondisi ekonomi dan ekspektasi mereka terhadap perekonomian di masa mendatang. Indeks ini juga menjadi indikator penting dalam memantau konsumsi rumah tangga yang berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

