Strategy Rencanakan Menjual Bitcoin untuk Mendanai Dividen Saham Preferen Abadi
Strategy, perusahaan perbendaharaan kripto terbesar di dunia, berencana untuk menjual bitcoin (BTC) guna mendanai dividen saham preferen abadi. Langkah ini diambil untuk mendukung imbal hasil tinggi dari saham tersebut, atau dikenal sebagai STRC.
Langkah Strategis dalam Konferensi Kinerja Keuangan 2026
Dalam konferensi kinerja keuangan 2026, eksekutif Strategy menyoroti keberhasilan pesat STRC dan menunjukkan fleksibilitas perusahaan dalam mengelola neraca keuangan. Salah satunya adalah kemampuan untuk membayar dividen dengan menjual bitcoin sambil tetap meningkatkan kepemilikan secara keseluruhan.
Chairman Strategy, Michael Saylor, menyatakan bahwa perusahaan membutuhkan apresiasi bitcoin sebesar 2,3% per tahun agar kepemilikan saat ini dapat menutup kewajiban dividen STRC tanpa batas waktu, tanpa perlu menjual saham biasa.
Fokus Pada Strategi Jangka Panjang
Dalam penjelasannya, Saylor menegaskan bahwa Strategy dapat menggunakan penjualan bitcoin untuk mendanai dividen tanpa harus menjual saham biasa MSTR. Hal ini akan membantu perusahaan untuk terus membeli lebih banyak bitcoin daripada yang dijualnya guna menutupi dividen STRC yang telah mencapai USD 8,5 miliar sejak diluncurkan.
CEO Strategy, Phong Le, menegaskan bahwa perusahaan tidak akan menjual bitcoin kecuali jika itu menguntungkan bagi perusahaan. Mereka ingin tetap menjadi pemegang bitcoin korporat utama dan terus meningkatkan total bitcoin yang mereka miliki.
Dengan mengambil langkah strategis ini, Strategy berharap dapat menjadi aggregator bersih bitcoin dan meningkatkan nilai aset kripto per saham perusahaan mereka.

