Tuesday, June 9, 2026
HomeEkonomiPenguatan Dolar AS Picu Penurunan Harga Emas, Nilai Referensi Turun

Penguatan Dolar AS Picu Penurunan Harga Emas, Nilai Referensi Turun

Sembilan Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sumbar

Nasib nahas menimpa sembilan penambang emas ilegal yang tewas tertimbun longsor di Sumatera Barat. Kejadian tragis ini menunjukkan risiko besar yang dihadapi para penambang ilegal dalam mencari rezeki di tanah yang tidak jelas keamanannya.

Harga Emas Hari Ini 15 Mei 2026: Produk Antam dan Global Terjun Bebas

Dalam konteks yang sama, terjadi penurunan harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) komoditas emas akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS). HPE emas turun menjadi 150.555,29 dolar AS per kilogram, sedangkan HR emas merosot menjadi 4.682,80 dolar AS per troy ounce.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana, menjelaskan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh kekuatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang semakin meningkat. Hal ini membuat emas kehilangan daya tariknya sebagai aset aman, sehingga harga emas mengalami koreksi 1,72 persen selama periode tertentu.

Kepmendag Nomor 1343 Tahun 2026 yang telah dikeluarkan juga menetapkan HPE dan HR emas berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Setelah sempat menguat, harga emas kini memasuki masa konsolidasi dengan aksi ambil untung oleh para investor.

Viral WNA China Diduga Nambang Emas Ilegal di Sangihe, ESDM Buka Suara

Masih dalam konteks tambang emas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyelidiki dugaan penambangan emas ilegal yang dilakukan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Hal ini menunjukkan kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam mengawasi dan mengendalikan aktivitas pertambangan ilegal di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer