Tuesday, June 9, 2026
HomeEkonomiRupiah Melemah ke Rp 17.604: Pemerintah Sebut Utang RI Aman

Rupiah Melemah ke Rp 17.604: Pemerintah Sebut Utang RI Aman

Rupiah Melemah ke Rp 17.604, Pemerintah: Utang RI Hampir Rp 10.000 Triliun Masih Aman

Pada Jumat, 15 Mei 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan tetap fluktuatif, namun mengalami pelemahan saat penutupan perdagangan hari itu.

Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, pada Rabu, 13 Mei 2026, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di posisi Rp 17.496. Posisi ini menguat 18 poin dari hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.514 pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sementara, dalam perdagangan di pasar spot hari Jumat, 15 Mei 2026, hingga pukul 09.00 WIB, rupiah ditransaksikan di Rp 17.604 per dolar AS. Terjadi pelemahan sebesar 75 poin atau 0,43 persen dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp 17.529 per dolar AS.

Posisi Utang Pemerintah RI

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan bahwa utang pemerintah Indonesia hampir mencapai angka Rp 10.000 triliun atau lebih tepatnya Rp 9.920,42 triliun hingga akhir Maret 2026. Jumlah utang ini mengalami kenaikan sebesar Rp 282,52 triliun dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp 9.637,90 triliun.

Meskipun pemerintah mengelola utang dengan cermat dan terukur, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada di posisi 40,75 persen, di bawah batas aman yang ditetapkan oleh Undang-Undang Keuangan Negara sebesar 60 persen PDB.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat bahwa posisi utang pemerintah pada 31 Maret 2026 mencapai Rp 9.920,42 triliun, naik 2,9 persen dari Desember 2025. Mayoritas utang berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 8.652,89 triliun atau sekitar 87,22 persen dari total utang pemerintah.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer