Gubernur BI Optimistis Rupiah Bakal Stabil
Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI), mengungkapkan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan segera kembali stabil. Pernyataan ini disampaikan usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
Rupiah Melemah ke Rp 17.668 per Dolar AS
Meskipun hal ini diungkapkan, Perry tidak dapat memastikan kapan tepatnya rupiah akan mencapai stabilitas tersebut. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa kondisi ekonomi Indonesia tergolong baik, dan APBN dapat mendukung program-program prioritas.
Menurut Purbaya, pondasi fiskal Indonesia dalam kondisi yang baik dan Kemenkeu akan mengintensifkan sosialisasi kepada pasar modal dan investor. Investor akan diberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi ekonomi Indonesia.
Langkah Pemerintah untuk Stabilkan Rupiah
Langkah-langkah konkret telah diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah akan aktif di pasar obligasi dengan target meningkatkan investasi dalam surat utang. Hal ini diharapkan dapat mendorong aliran modal asing kembali ke Indonesia dan menguatkan posisi rupiah.
Selain itu, Purbaya juga akan mengumumkan strategi fiskal berdasarkan arahan dari Presiden Prabowo dalam waktu dekat. Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah menjadi Rp17.668 per dolar AS, sedangkan Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia turun ke level Rp17.666 per dolar AS. (Ant)
Purbaya akan Aktif di Pasar Obligasi untuk Stabilkan Rupiah
Menkeu Purbaya memastikan bahwa langkah-langkah terus diambil untuk membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, termasuk dengan keterlibatan lebih aktif di pasar obligasi. Hal ini bertujuan untuk mendukung upaya merestorasi nilai tukar rupiah agar kembali stabil.

