Megawati Menerima Dubes Kuwait dan Kuba, Bahas Dampak Ketegangan Geopolitik
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menerima Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Khalid Jassim Al-Yassin, di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/5).
Dalam dua pertemuan terpisah, Megawati membahas dampak ketegangan geopolitik global, termasuk situasi di Timur Tengah. Dubes Kuba, Dagmar Gonzalez Grau, membicarakan tekanan ekonomi dan krisis energi yang mempengaruhi perekonomian Kuba. Sementara Dubes Kuwait, Khalid, memaparkan konflik di Timur Tengah dan serangan yang dialami Kuwait.
Peluang Kerja Sama Bidang Kesehatan
Di pertemuan dengan Dubes Kuba, Megawati membahas peluang kerja sama di bidang kesehatan dan riset. Langkah kerja sama dengan BRIN, Kementerian Kesehatan, dan rumah sakit di Indonesia menjadi fokus bahasan. Megawati juga menyampaikan inisiatifnya dalam membangun RS Pusat Otak Nasional.
Kesolidaritasan Antar Negara Merdeka
Saat bersama Dubes Kuwait, pembahasan meliputi pentingnya solidaritas antarnegara merdeka terutama dalam situasi konflik. Megawati menegaskan Indonesia memiliki peran geopolitik penting untuk mendukung perdamaian di Timur Tengah. Dubes Kuwait pun menekankan perlunya menjaga stabilitas pasar energi global dengan membuka kembali Selat Hormuz.
Presiden Megawati Soekarnoputri terus mendapat perhatian dunia internasional melalui dialog intensif dengan sejumlah duta besar negara sahabat.

