Thursday, July 23, 2026
HomeEkonomiPotensi Pasar Perhiasan RI Tetap Kuat Meski Harga Emas Melonjak

Potensi Pasar Perhiasan RI Tetap Kuat Meski Harga Emas Melonjak

Menteri Perindustrian: Potensi Pasar Perhiasan Tetap Kuat Meski Harga Emas Naik

Pada Jumat, 29 Mei 2026, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa meskipun harga logam mulia seperti emas mengalami lonjakan, industri perhiasan masih memiliki potensi pasar yang kuat. Lonjakan harga emas batangan memang meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi, namun perhiasan tetap memiliki nilai tambah sebagai aset investasi, produk fesyen, dan koleksi.

Tren Investasi Emas dan Perhiasan

Menteri Agus mengungkapkan bahwa walaupun harga logam mulia terus naik, masyarakat akan tetap membeli perhiasan emas, perak, batu mulia, dan batu permata. Hal ini disebabkan karena perhiasan memiliki nilai ganda sebagai investasi dan aksesori yang dapat dipakai sekaligus dikoleksi. Menurut data World Gold Council, permintaan emas batangan dunia meningkat menjadi 1.402 ton pada 2025, naik 16 persen dari tahun sebelumnya.

Kontribusi Industri Perhiasan terhadap Ekonomi Nasional

Meskipun konsumsi perhiasan emas di Indonesia mengalami penurunan 27 persen dari 2024 ke 2025, hal ini tidak menggerus kontribusi industri perhiasan terhadap perekonomian Indonesia. Industri perhiasan tetap memberikan kontribusi positif bagi neraca perdagangan Indonesia. Nilai ekspor perhiasan dan barang berharga tumbuh 64,72 persen dari 2024 menjadi 2025, mencapai 9,1 miliar dolar AS.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menegaskan bahwa mayoritas pelaku industri kecil dan menengah perhiasan di Indonesia lebih memilih fokus pada produksi perhiasan daripada beralih ke bisnis logam mulia. Industri perhiasan di Indonesia, yang terdiri dari 539 unit usaha, tetap memiliki pasar yang kuat baik untuk domestik maupun ekspor.

Daya saing industri perhiasan Indonesia terletak pada kreativitas desain dan identitas budaya lokal, yang memberikan daya tarik tersendiri di pasar global. Dengan kontribusi yang besar terhadap neraca perdagangan Indonesia, industri perhiasan terus menjadi sektor yang penting dalam perekonomian negara.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer