XRP Menguji Level Resistance Usai Melambung 29%
Baru-baru ini, harga XRP mengalami kenaikan signifikan yang memicu pasar kripto untuk memperhatikan level resistance berikutnya. Dengan lonjakan harga sebesar 2,92% dalam 24 jam terakhir, XRP kini diperdagangkan di level US$ 1,18. Saat pasar mencoba membangun level yang kuat, pertanyaannya adalah apakah pemulihan ini dapat berlanjut ke kisaran resistance US$ 1,2 hingga US$ 1,3.
XRP Membangun Momentum
Menurut data dari coinmarketcap.com, ETF yang terkait dengan XRP telah menerima arus masuk sebesar US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 24,82 triliun. Trend positif ini menjadi semakin jelas ketika lebih dari 25 juta XRP keluar dari bursa, menunjukkan akumulasi oleh pemegang jangka panjang meskipun kondisi pasar yang sedang menurun. Bahkan, investor besar terlihat meningkatkan eksposur mereka selama periode koreksi.
Bulan Mei menjadi momen penting bagi XRP karena permintaan dari investor institusional terus meningkat. Dengan volume perdagangan melebihi 107,6 juta XRP dan harga berhasil menembus level resistance di sekitar US$ 1,14 pada 14 Juni, XRP terus membangun momentum positif.
Analisis Teknikal
Perkembangan terkini menunjukkan XRP kembali ke kisaran US$ 1,14 hingga US$ 1,15, yang sekarang berfungsi sebagai level support setelah sebelumnya menjadi resistance. Jika XRP dapat bertahan di atas level breakout tersebut, maka target terdekatnya adalah US$ 1,2. Namun, untuk melanjutkan tren positif, XRP perlu menembus kisaran US$ 1,27 hingga US$ 1,3.
Namun, kelemahan di bawah US$ 1,14 dapat melemahkan potensi bullish XRP dan memicu keraguan terhadap keberlanjutan reli ini. Dengan demikian, penting bagi XRP untuk mempertahankan level support dan momentum positifnya untuk tetap bergerak ke arah yang menguntungkan.

