Saturday, August 15, 2026
HomeBeritaMendagri Mendukung Pelestarian Desa Adat Matabesi sebagai Warisan Budaya

Mendagri Mendukung Pelestarian Desa Adat Matabesi sebagai Warisan Budaya

Mendagri Apresiasi Desa Adat Matabesi di NTT

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melaksanakan kunjungan ke Desa Adat Matabesi di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (28/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mendagri memberikan apresiasi terhadap upaya pelestarian adat dan budaya yang masih terjaga di desa tersebut.

Keberagaman dan Kekhasan Desa Adat Matabesi

Desa Adat Matabesi dikunjungi oleh Mendagri untuk melihat secara langsung potensi warisan budaya yang dimiliki desa tersebut. Perbandingan dengan Desa Adat Wae Rebo di NTT juga disinggung oleh Mendagri, namun Desa Adat Matabesi memiliki keunikan tersendiri. Mulai dari rumah adat yang telah berdiri kokoh selama berabad-abad hingga lingkungan yang masih asri dengan pepohonan tua, memberikan daya tarik yang berbeda.

Kunjungan Mendagri juga diisi dengan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Belu dalam melestarikan Desa Adat Matabesi. Hal ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas upaya pelestarian yang dilakukan.

Pentingnya Pelestarian Budaya

Mendagri juga menyoroti Museum Fohorai yang sedang dibangun di Desa Adat Matabesi. Dia menekankan pentingnya pendokumentasian sejarah dan budaya masyarakat adat untuk menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Peran tetua adat dan masyarakat setempat dalam menjaga nilai-nilai leluhur juga menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut.

Dalam konteks ini, Mendagri memberikan perumpamaan dari pengalamannya di Hawaii yang telah mengalami modernisasi besar-besaran. Dia menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan akar budaya masyarakat agar tidak hilang dalam arus modernisasi yang terus berkembang.

Kunjungan Mendagri ke Desa Adat Matabesi turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur NTT, Bupati Belu, Ketua Umum Tim Penggerak PKK, pengurus TP PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Belu, serta para kepala suku dan masyarakat adat Matabesi.

Dari kunjungan ini, harapannya agar Desa Adat Matabesi dapat terus berkembang sebagai warisan budaya yang bernilai, sekaligus destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer