Pencurian Baterai BTS di Lampung Berujung Baku Tembak
Pada Minggu (28/6/2026) dini hari, sebuah kejadian menegangkan terjadi di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Sejumlah pelaku pencurian baterai tower Base Transceiver Station (BTS) terlibat dalam baku tembak dengan polisi setelah terjadi penyergapan di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru.
Aksi Pencurian Berujung Baku Tembak
Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama, insiden dimulai ketika pihak kepolisian menerima laporan dari mitra provider terkait dugaan pencurian baterai tower di lokasi tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, para pelaku sudah melarikan diri namun berhasil meninggalkan kerusakan pada rak baterai tower.
Petugas kemudian melakukan penyekatan di Gerbang Tol Menggala dan berusaha menghadang mobil Toyota Calya putih yang dicurigai terlibat dalam aksi pencurian. Sayangnya, upaya penghadangan tersebut malah direspons dengan penyerangan oleh para pelaku yang menabrak mobil polisi dan melepaskan tembakan.
Aksi saling tembak antara polisi dan pelaku terjadi di lokasi tersebut, mengakhiri nyawa pelaku bernama Aria Isnandar yang tewas di tempat. Sementara enam pelaku lainnya berhasil diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tulang Bawang.
Sindikat Pencurian Baterai BTS
Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa sindikat ini telah beraksi di tiga lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Tulang Bawang. Tindakan pencurian baterai BTS ini tidak hanya merugikan pemiliknya, tetapi juga menyebabkan gangguan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah karena kehilangan pasokan daya saat listrik utama terganggu.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan menegaskan bahwa para pelaku juga positif menggunakan narkotika jenis sabu. Hasil tes urine yang dilakukan menunjukkan bahwa mereka telah mengkonsumsi narkoba jenis tersebut.
Kisah baku tembak antara pelaku pencurian baterai BTS dengan polisi di Lampung menjadi peringatan keras tentang bahaya tindak kriminal dan dampak negatifnya terhadap masyarakat luas. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

