Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, memberikan tanggapannya terkait safari politik yang dilakukan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Provinsi Lampung. Menurutnya, kegiatan ini adalah hak pribadi Jokowi, namun penting untuk menghindari upaya “curi start” dalam dinamika politik.
Lalu menegaskan bahwa setiap tokoh memiliki kebebasan untuk menentukan langkah politiknya, termasuk jika Jokowi memutuskan untuk bergabung dengan partai politik tertentu. Namun, penting untuk menjaga agar tidak ada upaya untuk melanggar aturan main atau mengambil keuntungan lebih awal dalam permainan politik.
Menghormati Beragam Kepentingan Politik
Menurut Lalu, safari politik yang dilakukan oleh mantan kepala negara merupakan hal yang biasa. Kegiatan ini dapat dianggap sebagai bentuk silaturahmi dengan berbagai komponen masyarakat. Meskipun demikian, penting untuk tetap menghormati perbedaan pandangan dan kepentingan politik yang ada.
Lalu juga mengajak semua pihak untuk saling menghargai satu sama lain di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ia menegaskan bahwa dirinya selalu mengikuti arahan partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Rangkaian Safari Politik Jokowi di Lampung
Sebelumnya, Jokowi melakukan safari politik selama tiga hari di Provinsi Lampung. Dalam kunjungannya, ia tampil dengan mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang dipimpin oleh putranya, Kaesang Pangarep.
Jokowi memberikan motivasi kepada kader PSI dan mengapresiasi upaya konsolidasi partai di Lampung hingga tingkat desa. Bahkan, dalam kunjungannya, Jokowi menerima gelar adat “Baginda Pemuka Bangsa” dari lima kerajaan adat Lampung dalam sebuah prosesi di Rumah Adat Kedatun Keagungan.
Source link
