Saturday, September 12, 2026
HomeEkonomiPenurunan Harga BBM Non Subsidi di Papua: Berita Terbaru

Penurunan Harga BBM Non Subsidi di Papua: Berita Terbaru

Penurunan Harga BBM Non Subsidi di Papua Mulai 1 Juli 2026

Pada tanggal 1 Juli 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di wilayah Papua. Penyesuaian harga ini dilakukan sebagai respons terhadap perkembangan harga minyak dunia dan mekanisme penetapan harga yang berlaku.

Harga Baru BBM di Seluruh Papua

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan bahwa penurunan harga tersebut berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua. Beberapa produk BBM non-subsidi mengalami penurunan harga, seperti Pertamax Turbo yang turun dari Rp21.200 per liter menjadi Rp19.750 per liter atau turun Rp1.450 per liter.

Penyesuaian Harga Berdasarkan Evaluasi Berkala

Di samping itu, harga Pertamina Dex juga mengalami penurunan dari Rp25.350 per liter menjadi Rp21.650 per liter atau berkurang Rp3.650 per liter. Begitu pula dengan Dexlite yang turun dari Rp23.500 per liter menjadi Rp20.150 per liter atau lebih rendah Rp3.350 per liter. Ispiani Abbas menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil evaluasi berkala Pertamina yang mempertimbangkan dinamika harga pasar minyak dunia, aspek fiskal, serta kondisi daya beli masyarakat.

Harga baru ini berlaku di seluruh wilayah Papua dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5 persen. Pertamina berharap penyesuaian harga ini memberikan manfaat kepada masyarakat melalui harga yang lebih kompetitif tanpa mengurangi kualitas produk BBM yang dipasarkan.

Pihak Pertamina akan terus memastikan penyesuaian harga BBM non-subsidi berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua dengan besaran PBBKB sebesar 7,5 persen. Dengan penyesuaian ini, Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan dan kualitas BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung aktivitas transportasi dan perekonomian di Papua.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer