Saturday, September 12, 2026
HomeOlahragaMaroko Tatap Prancis: Ouahbi Tulis Sejarah Baru

Maroko Tatap Prancis: Ouahbi Tulis Sejarah Baru

JAKARTA – Pertandingan antara Tim Nasional Maroko dan Prancis pada perempat final Piala Dunia 2026 mengingatkan kembali akan memori semifinal pada edisi 2022 di Qatar. Meski pada saat itu, Maroko kalah 0-2 dari Prancis. Namun, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain dengan misi membalas kekalahan empat tahun lalu.

Bagi Ouahbi, pertandingan yang akan berlangsung di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB, merupakan kisah baru yang tidak bisa disamakan dengan masa lalu. Menurutnya, setiap pertandingan memiliki konteks dan sejarahnya sendiri, sehingga tidak adil untuk membandingkannya secara langsung dengan pertemuan sebelumnya.

Perkembangan Signifikan

Ouahbi menekankan bahwa baik Maroko maupun Prancis telah mengalami perkembangan signifikan selama empat tahun terakhir. Oleh karena itu, hasil pertemuan di Qatar tidak lagi menjadi tolak ukur yang relevan. Maroko telah mempertahankan fondasi skuad yang sebelumnya menciptakan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mencapai babak semifinal Piala Dunia.

Pemain-pemain seperti Yassine Bounou, Achraf Hakimi, dan Noussair Mazraoui tetap menjadi tulang punggung tim, namun sekarang mereka didukung oleh generasi muda yang membawa energi segar bagi Singa Atlas. Gelar juara Piala Afrika juga menjadi modal penting bagi Maroko dalam menghadapi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026.

Tantangan Hari Ini

Ouahbi menekankan pentingnya fokus pada tantangan yang ada saat ini. Ia meminta para pemainnya untuk tidak terbebani oleh dorongan untuk membalas dendam. Menurutnya, yang terpenting adalah bahwa Maroko memiliki tim yang berbeda sekarang dan akan menghadapi Prancis yang juga berbeda.

Perubahan pola pikir ini mencerminkan transformasi Maroko dari menjadi tim kejutan di Piala Dunia 2022 menjadi salah satu kandidat yang serius diperhitungkan berkat konsistensi dalam beberapa tahun terakhir. Pertandingan melawan Prancis bukan hanya tentang membalas kekalahan di masa lalu, melainkan juga kesempatan untuk membuktikan bahwa Maroko telah menjadi kekuatan yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi sepak bola dunia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer