IHSG Diproyeksi Melanjutkan Penguatan di Tengah Ketegangan Konflik AS-Iran
Pada perdagangan Senin (20/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan penguatannya. Pada pekan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat ke level 6.175, naik sebesar 1,10 persen.
Proyeksi Penguatan IHSG
Analis dari Phintraco Sekuritas memperkirakan secara teknikal, IHSG masih memiliki potensi untuk terus naik dan mencoba menguji area resistance di rentang 6.225-6.280. Hal ini menunjukkan adanya momentum positif dalam pasar saham Indonesia.
Sentimen Pasar Global dan Lokal
Perhatian investor pada minggu ini akan terfokus pada eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kembali memanas. Ketegangan ini turut mempengaruhi harga minyak dunia yang naik lebih dari 4 persen akibat serangan Iran ke beberapa negara tetangga.
Selain itu, prospek suku bunga bank sentral global juga diprediksi akan terpengaruh oleh kenaikan harga minyak tersebut. Di samping itu, laporan keuangan dari perusahaan teknologi global serta keputusan kebijakan moneter dari Bank Sentral Eropa akan menjadi sorotan utama pelaku pasar.
Rekomendasi Saham
Untuk pelaku pasar yang mencari potensi investasi, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham seperti UNVR, KLBF, BBYB, ICBP, MDKA, dan GTSI sebagai saham yang patut diperhatikan.
Sementara itu, MNC Sekuritas juga menyatakan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk terus menguat dalam jangka pendek. Mereka merekomendasikan saham ADRO, ESSA, dan ITMG sebagai opsi yang menarik untuk dipertimbangkan.

