Sudaryono Meningkatkan Koordinasi untuk Program Makan Bergizi Gratis
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pentingnya tidak ada lagi sumbatan komunikasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat mengunjungi SDN Bantarjati 9, Kota Bogor, Jawa Barat, Sudaryono menyampaikan bahwa BGN akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari Kementerian Kesehatan hingga dinas pendidikan.
Peningkatan Koordinasi dan Keterbukaan Masukan
Dalam inspeksi mendadak ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bogor, Sudaryono mengakui adanya kendala komunikasi dalam pelaksanaan MBG. Namun, di bawah kepemimpinannya, ia bertekad untuk memastikan tidak ada lagi hambatan komunikasi.
Selain memperkuat koordinasi, Sudaryono juga menegaskan akan lebih terbuka terhadap saran, masukan, dan kritik terkait pelaksanaan MBG. Ia menyatakan bahwa semua masukan akan didengar dan dicatat untuk peningkatan pelaksanaan program.
Sidak ke Tiga SPPG di Bogor
Sudaryono melakukan inspeksi mendadak ke tiga SPPG di Bogor, yakni SPPG Pasir Kuda 03 Bogor Barat, SPPG Cipaku 02 Kota Bogor, dan SPPG Tegal Gundul 05 Bogor Utara. Mayoritas dapur di lokasi tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Namun, ia menekankan bahwa SPPG yang tidak memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, dan pelayanan akan segera diperbaiki. Jika tidak dapat memenuhi ketentuan, SPPG tersebut bahkan akan ditutup.
Dengan langkah-langkah tegas ini, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

