Monday, September 14, 2026
HomeBeritaStrategi Galih Suci Pratama untuk Meningkatkan Kesiapan Mengajar Guru Digital

Strategi Galih Suci Pratama untuk Meningkatkan Kesiapan Mengajar Guru Digital

Galih Suci Pratama: Pejuang Pendidikan Digital di Masa Pandemi

Galih Suci Pratama, seorang guru muda di Semarang, menjadi sosok inspiratif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital, terutama selama pandemi COVID-19. Di tengah kondisi yang memaksa belajar berpindah ke ranah digital, Galih menginisiasi berbagai langkah untuk membantu para guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif.

Kolaborasi dan Pelatihan Daring

Melalui inisiatifnya, Galih menyelenggarakan pelatihan pembelajaran daring bagi para guru. Mulai dari penggunaan platform seperti Google Classroom, Zoom, hingga pembuatan video pembelajaran, Galih membantu rekan-rekannya untuk menyesuaikan diri dengan pola belajar baru. Dengan melibatkan sekitar 800 guru, mereka berhasil membuat lebih dari 1.600 video pembelajaran yang berguna sebagai referensi di berbagai wilayah.

Manfaat Kolaborasi Antar Guru

Langkah Galih juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar guru. Kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki satu guru dapat dibagikan kepada yang lain, menciptakan ekosistem belajar yang saling mendukung. Hal ini tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri para pendidik.

Dari hasil monetisasi video pembelajaran, Galih juga memanfaatkan pendapatan tersebut untuk mendukung pengembangan kompetensi guru dan membantu siswa yang membutuhkan biaya pendidikan. Atas kontribusinya, Galih Suci Pratama layak mendapatkan apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 kategori khusus Pejuang Tanpa Pamrih di Masa Pandemi COVID-19.

Pendidikan Digital: Tantangan dan Peluang

Pengalaman Galih menunjukkan bahwa pendidikan digital bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga memerlukan kesempatan, pendampingan, dan adaptasi. Dalam era di mana teknologi semakin melekat dalam kehidupan siswa, guru perlu dibekali kemampuan untuk memanfaatkannya secara tepat guna memperkuat proses pembelajaran mereka.

Guru yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan baik akan membawa dampak positif dalam menyampaikan pengetahuan, membangun interaksi, dan menciptakan pengalaman belajar yang relevan bagi siswa. Kisah Galih Suci Pratama menjadi inspirasi bagi banyak individu untuk mulai berkontribusi dalam dunia pendidikan, mulai dari lingkup yang dekat hingga lebih luas lagi.

Jika kamu atau orang yang kamu kenal memiliki inisiatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, SATU Indonesia Awards memberikan kesempatan untuk mengakui dan mengembangkan kontribusi tersebut. Ayo berbagi inspirasi dan terus bergerak maju dalam memajukan dunia pendidikan dan sosial!

Sumber: kumparan.com

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer