PGS BI Soroti Pertumbuhan Kredit UMKM yang Rendah
Jakarta, VIVA – Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyoroti pertumbuhan kredit UMKM yang masih rendah. Menurutnya, kredit UMKM hanya tumbuh 1,62 persen, sehingga menjadi PR bagi perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit pada segmen UMKM.
Destry Dukung Pembiayaan Inklusif dan Berkelanjutan bagi UMKM
Destry juga menegaskan bahwa BI mendukung pembiayaan inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM. Peran strategis UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa dapat dilihat dari jumlah pelaku usaha yang mencapai 64 juta dan kontribusi terhadap PDB nasional.
Bank Indonesia Fokus Naikkan Kelas UMKM
Bank Indonesia akan terus mempererat sinergi dengan berbagai pihak untuk membantu UMKM naik kelas dan menyerap lapangan pekerjaan secara optimal. Melalui strategi ekonomi inklusif, pembiayaan berkelanjutan, literasi, dan sinergi ekonomi-keuangan, BI berkomitmen mengembangkan UMKM.
Destry menjelaskan bahwa strategi tersebut mencakup penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi. Dengan demikian, Bank Indonesia berupaya menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif untuk pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan pekerjaan.

