Saturday, September 12, 2026
HomeCryptoPemakaian Kartu Stablecoin Diprediksi Meningkat Jadi Rp 886T

Pemakaian Kartu Stablecoin Diprediksi Meningkat Jadi Rp 886T

Kartu Stablecoin Diprediksi Meningkat Empat Kali Lipat Menjadi 886 Triliun pada 2028

Penggunaan kartu stablecoin diperkirakan akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam skala global. Diproyeksikan bahwa nilai transaksi kartu stablecoin akan mencapai US$ 50 miliar atau setara dengan Rp 886 triliun pada tahun 2028, meningkat empat kali lipat dari kondisi saat ini. Proyeksi ini muncul setelah nilai transaksi kartu stablecoin mencatat rekor pada bulan Juli 2026, melebihi US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17,72 triliun.

Adopsi Stablecoin Global Meningkat Pesat

Stablecoin adalah jenis mata uang kripto yang nilainya dipatok pada aset tertentu, biasanya mata uang fiat seperti dolar AS. Desain stablecoin ini bertujuan untuk menjaga stabilitas nilainya. Adopsi stablecoin secara global terus meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Penggunaannya semakin populer dalam berbagai bidang seperti pembayaran lintas batas, operasi perbendaharaan, penyelesaian transaksi kripto, dan sebagai sarana penyimpan nilai di tengah fluktuasi ekonomi.

Salah satu perusahaan pembayaran stablecoin, RedotPay, yang berbasis di Hong Kong, meramalkan bahwa Amerika Latin memiliki tingkat adopsi tertinggi untuk stablecoin saat ini. Pasar ini juga memiliki potensi pertumbuhan yang besar, diikuti oleh Afrika. Faktor-faktor seperti kendala nyata dalam sistem pembayaran, akses mudah terhadap stablecoin, infrastruktur penukaran stablecoin ke mata uang fiat yang handal, dan kepastian regulasi turut mendorong pertumbuhan pasar stabilcoin.

Jonathan Chan, salah satu pendiri RedotPay, menjelaskan bahwa pasar dengan pertumbuhan tercepat tidak selalu menjadi pasar dengan tingkat penetrasi kripto tertinggi. Pertumbuhan ini dipicu oleh kombinasi faktor-faktor tersebut.

Total Volume Pembayaran RedotPay Capai 248,08 Triliun per Tahun

RedotPay, yang telah memiliki lebih dari 8 juta pengguna di seluruh dunia, mengungkapkan bahwa total volume pembayaran perusahaan mereka setiap tahun, termasuk pengisian saldo dan transaksi kartu, telah melebihi US$ 14 miliar atau sekitar Rp 248,08 triliun. Data-data ini menjadi indikasi bahwa penggunaan stablecoin sedang mengalami lonjakan signifikan dan menjadi bagian penting dalam ekosistem pembayaran global.

Setiap keputusan investasi tergantung pada pembaca untuk mempertimbangkan dengan cermat. Sebelum melakukan transaksi kripto, disarankan untuk melakukan pembelajaran dan analisis yang mendalam. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul akibat dari keputusan investasi yang diambil.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer