Friday, October 9, 2026
HomeBeritaMenkes: DBD Berpotensi Naik saat El Nino, Ini Pencegahannya

Menkes: DBD Berpotensi Naik saat El Nino, Ini Pencegahannya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewaspadai potensi kenaikan kasus demam berdarah dengue (DBD) saat fenomena El Nino terjadi. Peringatan itu disampaikan karena, berdasarkan catatan historis, kasus dengue cenderung meningkat dalam kondisi El Nino.

Meski demikian, Budi mengatakan peningkatan kasus yang berkaitan dengan fenomena tersebut belum terlihat saat ini. Ia menyampaikan keterangan itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9).

Protokol antisipasi telah diterbitkan

Menurut Budi, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran sebagai langkah antisipasi. Protokol yang disiapkan mencakup rangkaian penanganan DBD, mulai dari pencegahan, deteksi, hingga pengobatan pasien.

Dalam upaya pencegahan, masyarakat diminta menjaga kebersihan, terutama dengan membersihkan tempat-tempat yang dapat menampung air. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dengue berkaitan dengan faktor kekeringan dan kelembapan udara.

“Untuk yang El Nino, memang sejarahnya kalau ada El Nino, dengue naik, ya. Itu sebabnya kita sudah mengeluarkan surat edaran agar protokol penanganan dengue mulai dari deteksinya, pencegahannya dulu, mesti bersih-bersihin air, ya,” kata Budi.

Budi menegaskan, deteksi dini menjadi bagian penting dalam penanganan DBD. Pemeriksaan darah diperlukan untuk mengetahui kondisi pasien, termasuk memantau kadar trombosit yang mulai menurun.

“Kemudian deteksinya, kan itu mesti periksa darah, dan penanganannya. Indonesia sebenarnya kematian dengue itu tertangani dengan baik. Yang penting kita tahu deteksinya harus cepat-cepat ketahuan,” ujarnya.

Kenaikan kasus belum terlihat

Ia menjelaskan, penurunan kadar trombosit dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan ketika seseorang mengalami dengue. Karena itu, pemeriksaan dan pengenalan gejala sejak awal dibutuhkan agar pasien segera memperoleh penanganan.

“Jadi, teman-teman tahu, kan? Kalau dengue itu kalau diukur trombosit mulai turun, nah itu yang ciri-ciri bahwa itu dengue,” lanjut Budi.

Walaupun pola historis menunjukkan kasus DBD dapat meningkat ketika El Nino berlangsung, pemerintah belum menemukan kenaikan yang dikaitkan dengan fenomena tersebut. Budi menyebut perkembangan kasus biasanya perlu dilihat hingga mencapai titik puncak sebelum arahnya terlihat lebih jelas.

“Belum kelihatan ada kenaikan. Kita biasanya nanti kalau sudah peak, dia agak turun, nah itu dengue naik,” ujarnya.

Budi juga meluruskan bahwa kaitan El Nino dengan DBD bukan terutama soal baik atau buruknya kualitas udara. Menurut dia, kondisi yang lebih berhubungan dengan dengue adalah perubahan kekeringan dan kelembapan udara.

“Itu tidak ada hubungannya sama dengue. Dengue itu hubungannya sama udara, ya. Sama kekeringan dan kelembapan udara. Itu naik, ya. Sudah, ya,” kata Budi.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer