Friday, October 9, 2026
HomeBerita**Bridgestone Siap Pasok Ban OEM untuk Model EV Baru di RI**

**Bridgestone Siap Pasok Ban OEM untuk Model EV Baru di RI**

PT Bridgestone Tire Indonesia mengamankan kerja sama sebagai pemasok ban original equipment manufacturer (OEM) untuk kendaraan listrik yang diproduksi di Indonesia. Salah satu model battery electric vehicle (BEV) tersebut mulai menggunakan ban Bridgestone sejak periode produksi Juli–Agustus 2026.

Presiden Direktur Bridgestone Tire Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan, perusahaan telah bekerja sama dengan dua merek kendaraan listrik rakitan lokal untuk pasar Indonesia. Namun, dari dua proyek yang semula ditargetkan berjalan tahun ini, salah satunya mengalami penundaan peluncuran hingga April 2027.

Dua proyek OEM, satu ditunda

“Sudah, itu sudah ada. Untuk EV sendiri EV MPV tersebut memakai ban Bridgestone mulai produksi bulan Juli-Agustus ini. Jadi yang sudah pasti ada satu, sebenarnya ada lagi harusnya Oktober ini,” kata Mukiat saat ditemui di PIK2, Rabu (23/9/2026).

Ia menjelaskan, rencana awalnya dua model kendaraan listrik mulai masuk dalam proyek pasokan OEM Bridgestone pada 2026. Akan tetapi, salah satu model mundur ke tahun berikutnya.

“Kalau dari segi merek EV ada dua, tetapi ada satu lagi mundur ke April 2027. Jadi seharusnya tahun ini ada dua, tetapi satunya mundur jadi tahun depan,” ujar Mukiat. Ia tidak merinci alasan penundaan tersebut.

Kerja sama OEM itu menjadi bagian dari kesiapan Bridgestone menghadapi perubahan tren kendaraan di Indonesia. Perusahaan menyatakan telah menyiapkan kemampuan manufaktur dan teknologi untuk mendukung kebutuhan produsen mobil listrik.

Ban EV membutuhkan penyesuaian teknis

Menurut Mukiat, ban kendaraan listrik membutuhkan pengembangan dengan tuntutan teknis yang lebih ketat dibandingkan ban untuk kendaraan konvensional. Salah satu perhatian utama adalah daya tahan terhadap beban atau load index.

Kendaraan listrik memiliki bobot lebih besar karena membawa baterai. Kondisi tersebut membuat konstruksi ban, termasuk bagian dinding samping atau sidewall, perlu dibuat lebih kuat agar mampu menahan beban dan tidak mudah pecah.

Pengembangan ban untuk mobil listrik juga harus mempertahankan tingkat kesenyapan kabin. Bridgestone menyebut telah memiliki teknologi untuk meredam kebisingan yang berasal dari ban. Selain itu, teknologi sponge yang digunakan pada ban kendaraan listrik disebut telah dirakit di fasilitas Bridgestone di Karawang.

“Tapi kan kembali begini. Kalau untuk kami yang pasti dari Bridgestone sendiri kita sudah siap. Bahkan untuk pakai yang kalau mobil listrik itu kan sponge technology, sudah dirakit di Karawang,” kata Mukiat.

Dari sisi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Bridgestone masih melakukan penghitungan untuk produk yang dipasok ke kendaraan listrik. Mukiat menyebut, secara rata-rata, sekitar 45–50 persen komponen ban Bridgestone sudah berasal dari dalam negeri, sedangkan sisanya masih diimpor.

“TKDN-nya masih kita perhitungkan. Tapi rata-rata kalau di Bridgestone sendiri, ban Bridgestone kita bisa dikatakan 45-50 persen itu sudah lokal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Sisanya lagi masih impor,” ujarnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer