Lenovo Tab Plus Gen 2 hadir dengan pendekatan yang berbeda dari kebanyakan tablet Android. Perangkat ini tidak sekadar mengandalkan layar besar, tetapi menempatkan pengalaman hiburan sebagai fokus utama melalui sistem audio JBL 9-Unit Pro Speaker System, kickstand terintegrasi, serta layar 12,1 inci beresolusi 2.5K.
Di dalam paket penjualan, Lenovo menyertakan unit tablet, pengisi daya 45 Watt, kabel USB-C ke USB-C, soft case, tray ejector, dan dokumen. Namun, tidak ada pelindung layar bawaan. Tablet ini hanya tersedia dalam satu pilihan warna, yakni Celestial White.
Desain dengan kickstand dan sembilan speaker
Dari depan, Tab Plus Gen 2 terlihat seperti tablet pada umumnya dengan layar flat dan bingkai datar. Perbedaan utama baru tampak ketika perangkat dibalik. Di bagian tengah belakang terdapat bump besar yang menjadi rumah bagi sistem audio sekaligus kickstand 2.0.
Kickstand tersebut dapat diatur kemiringannya dan diputar mengelilingi bump. Lenovo menyiapkan empat mode penggunaan, yaitu Lean, Theatre, Stand, dan Hanging. Konfigurasi ini memudahkan tablet ditempatkan dalam posisi yang sesuai untuk menonton atau menikmati konten di berbagai tempat.
Dimensi tablet ini mencapai 278,8 x 181,1 milimeter. Ketebalannya 22,7 milimeter di area tengah yang menjadi lokasi bump, sedangkan bagian tepinya hanya 6,8 milimeter. Bobotnya sekitar 774 gram, sedikit lebih berat dibandingkan rata-rata tablet berukuran 12,1 inci. Penutup belakang dan bump menggunakan material polikarbonat.
Lenovo memberikan rating IP52, yang berarti perangkat hanya terlindungi dari percikan air dan tidak dirancang untuk dicelupkan ke dalam air. Kamera depan ditempatkan pada bezel atas saat tablet digunakan secara horizontal. Di sisi kanan terdapat port USB 2.0 Type-C dan dua speaker, sisi kiri memiliki dua speaker lain, sedangkan bagian atas memuat dua mikrofon dan tray microSD. Dua bantalan karet di sisi bawah membantu tablet tetap stabil ketika didirikan.
Di dalam bump terdapat tiga woofer dan dua passive radiator. Jika digabungkan dengan empat tweeter di sisi kiri dan kanan, totalnya menjadi sembilan unit speaker. Sistem tersebut memiliki konfigurasi 7.2 channel, speaker box berkapasitas 43 cc, serta daya keluaran total 48 Watt. Audio-nya disetel bersama Dolby Atmos, dengan preset Dolby Audio Dynamic, Movie, dan Music, termasuk equalizer serta custom equalizer untuk mode Music.
Layar terang dengan dukungan HDR
Lenovo Tab Plus Gen 2 menggunakan panel IPS 12,1 inci beresolusi 2560 x 1600 piksel dengan rasio 16:10. Refresh rate-nya mencapai 120 Hz dan dapat turun otomatis hingga 30 Hz ketika tidak ada aktivitas di layar. Lenovo menjanjikan tingkat kecerahan hingga sekitar 600 nit dalam kondisi standar dan 800 nit pada mode HBM.
Dalam pengujian indoor, layar mencapai sekitar 660 nit. Pada simulasi penggunaan outdoor, kecerahan standar berada di kisaran 670 nit, sedangkan ketika HBM aktif angkanya mencapai sekitar 850 nit. Layar ini juga mendukung HDR10, Dolby Vision, dan input hingga 10 jari.
Tersedia mode warna Standard dan Vibrant. Mode Standard mencatat gamut coverage 98,2 persen sRGB dengan gamut volume 122,8 persen sRGB. Sementara itu, mode Vibrant mencapai coverage 97,5 persen DCI-P3 dan volume 101,6 persen DCI-P3. Hasil tersebut sesuai untuk menikmati konten modern, meski penggunaan untuk penyuntingan warna tetap memerlukan kehati-hatian. Lenovo juga menyebut dukungan terhadap Lenovo Tab Pen Plus, tetapi stylus tersebut dijual terpisah.
Kamera dan tombol yang ditempatkan berbeda
Tablet ini memiliki kamera belakang 13 MP dengan aperture f/2.2 dan autofocus. Kamera tersebut mampu merekam video hingga resolusi 4K pada 30 frame per detik. Kamera depannya beresolusi 8 MP, aperture f/2.0, fixed focus, dan mendukung perekaman hingga 1080p 30 frame per detik. Fitur kameranya tergolong terbatas, sebagaimana umumnya tablet.
Tombol daya serta volume ditempatkan di area kiri atas bagian belakang. Posisi ini terasa lebih mudah dijangkau dibandingkan tombol yang berada di sisi perangkat, terutama ketika tablet digunakan dalam orientasi horizontal.

