Thursday, January 22, 2026
HomeEkonomiAncaman Ekonomi RI di Tahun 2026: Peringatan dari CSIS

Ancaman Ekonomi RI di Tahun 2026: Peringatan dari CSIS

Peneliti Senior Departemen Ekonomi Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Deni Friawan, pada Media Briefing ‘Outlook 2026: Ancaman dan Risiko Instabilitas Ekonomi, Sosial, dan Politik’ menyampaikan bahwa kondisi makro perekonomian Indonesia mengindikasikan perkembangan positif hingga akhir 2025. Meskipun pertumbuhan GDP masih jauh dari target, diperkirakan akan mencapai 5 persen, dan tingkat inflasi masih di bawah batas toleransi Bank Indonesia. Neraca perdagangan Indonesia tetap surplus walaupun semakin kecil, sementara sektor finansial dan perbankan masih dalam kondisi yang baik dengan NPL di bawah 3 persen.

Namun, Deni juga menyoroti beberapa risiko dan tantangan yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia di tahun 2026. Risiko global dan tekanan eksternal, masalah fiskal dan moneter yang laten, tingkat PHK dan pengangguran muda, serta volatilitas harga energi dan pangan menjadi sorotan utama. Meski data agregat menunjukkan kondisi yang baik, terselip tekanan dan risiko potensial baik dari segi eksternal maupun domestik yang harus diwaspadai.

Karenanya, penting bagi Indonesia untuk memperhatikan secara cermat beberapa aspek tersebut untuk menjaga stabilitas ekonomi ke depan. Dengan pemahaman mendalam terhadap risiko dan tantangan yang mungkin dihadapi, diharapkan langkah-langkah preventif dapat diambil untuk menjaga keseimbangan perekonomian nasional. – VIVA

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer