Saturday, February 14, 2026
HomeEkonomiThomas Djiwandono Calon Deputi Gubernur BI, Pasar diperkirakan Merespons

Thomas Djiwandono Calon Deputi Gubernur BI, Pasar diperkirakan Merespons

Kabar tentang pergantian Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) telah menarik perhatian pelaku pasar. Hal ini dikarenakan perubahan pimpinan bank sentral seringkali berdampak pada pasar modal. Nama Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, diyakini menjadi kandidat kuat untuk menggantikan posisi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan oleh Juda Agung. Sebagai tanggapan atas pengunduran diri Juda Agung sejak 13 Januari 2026, BI telah mengonfirmasinya kepada Presiden RI.

Meskipun terjadi pergantian pimpinan, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, meyakini bahwa stabilitas pasar saham Indonesia tidak akan terganggu. Ia optimis bahwa BI tetap akan menjalankan perannya dalam menjaga stabilitas moneter domestik secara independen. Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona jenuh beli, Nafan mengingatkan bahwa para pelaku pasar harus tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menegaskan bahwa independensi bank sentral akan tetap terjaga meskipun terjadi pergantian posisi Deputi Gubernur BI. Terkait dengan proses penggantian tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah telah mengirim Surat Presiden kepada DPR untuk memulai tahapan uji kelayakan dan kepatutan. Selain Thomas Djiwandono, terdapat dua nama lain yang diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur BI, yaitu Dicky Kartikoyono dan Solihin M. Juhro.

Dalam menghadapi pergantian posisi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono juga mengundurkan diri sebagai anggota Partai Gerindra. Langkah ini diambil menyusul masuknya namanya dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer