Restoran Bale Raos terletak di dalam kompleks Keraton Yogyakarta, menyajikan warisan cita rasa yang telah hidup selama berabad-abad. Didirikan pada tahun 2004 oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Permaisuri Sri Sultan Hamengkubuwono X, bersama almarhum KGPH Hadiwinoto, Bale Raos bertujuan untuk melestarikan kuliner Keraton agar tetap dikenal lintas generasi. Nama “Bale Raos” sendiri diberikan langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas, yang mengartikan “Bale” sebagai tempat dan “raos” sebagai rasa, merujuk pada ruang untuk menikmati rasa dalam arti yang lebih luas.
Pendiri Bale Raos, Sumartoyo, memandang kuliner sebagai bagian dari karya budaya yang setara dengan seni pertunjukan dan tradisi Keraton. Restoran ini tidak hanya menyajikan hidangan-hidangan khas Keraton Yogyakarta, tetapi juga menciptakan pengalaman unik bagi pengunjung. Bale Raos terletak di kawasan Keraton, memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda menuju ruang budaya. Sebelum tiba di meja makan, pengunjung merasakan transformasi suasana dari hiruk pikuk kota menjadi lingkungan Keraton yang tenang dan terjaga.
Kunjungan ke Bale Raos juga menawarkan pengalaman kuliner yang autentik, dengan sekitar 70% menu yang tidak dapat ditemui di tempat lain. Sebagian besar resep hidangan berasal dari Keraton Yogyakarta pada era Sri Sultan Hamengkubuwono VII, VIII, dan IX, bahkan sejak masa Mataram Islam. Setiap hidangan disiapkan berdasarkan resep autentik dari dapur Keraton dan melalui proses uji masak dan uji rasa sebelum disajikan ke publik, untuk memastikan keautentikan rasa.
Bale Raos juga menawarkan hidangan khas seperti Sekul Blawong, nasi rempah khas Mataram kuno, Bebek Suwar-Suwir, dan Bistik Lidah yang merupakan favorit para Sultan di Yogyakarta dan Surakarta. Bale Raos tidak hanya membuka akses bagi masyarakat umum untuk menikmati hidangan-hidangan tersebut, tetapi juga menjaga agar warisan kuliner Keraton Yogyakarta tetap relevan dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Dukungan dari Yamaha dalam liputan kuliner berbintang ini menjadi tambahan untuk memperkaya pengalaman budaya dan ruang di Yogyakarta.

