Sahur adalah waktu makan yang penting selama bulan puasa agar tubuh tetap kuat dan energi terjaga. Memilih menu sahur yang tepat tidak hanya tentang mengenyangkan, tetapi juga soal gizi dan menjaga energi lebih lama. Saat sahur, sebaiknya konsumsi makanan tinggi serat, karbohidrat kompleks, dan protein, sambil menghindari makanan yang terlalu asin, manis, berminyak, atau pedas. Nasi sering menjadi pilihan utama dalam menu sahur, namun apakah lebih baik menggunakan nasi putih atau nasi merah?
Menurut ahli gizi, Dr. Jovita Amelia, nasi merah lebih disarankan karena mengandung serat tinggi, protein lebih tinggi, serta zat besi, zinc, selenium, dan vitamin B. Hal ini membuat nasi merah menjadi pilihan yang lebih baik untuk menjaga energi dari sahur hingga berbuka. Meskipun demikian, pastikan asupan karbohidrat, protein, dan lemak seimbang dalam menu sahur, dengan tambahan sayuran dan buah-buahan.
Asupan cairan dan zat besi juga perlu diperhatikan saat sahur, untuk menjaga distribusi oksigen dalam tubuh selama puasa dan membuat tubuh tetap bugar. Dengan memperhatikan gizi dan prinsip makan seimbang, sahur dapat menjadi waktu makan yang memberi energi dan kesehatan selama menjalani ibadah puasa.

