Heboh! Mahasiswa Unnes Mengungkap Kasus Pelecehan Seksual oleh Sesama Mahasiswa
Kejadian Mengejutkan di Kampus Unnes
Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) dihebohkan dengan kasus pelecehan seksual oleh seorang sesama mahasiswa. Insiden ini terjadi pada Rabu malam dan berlanjut hingga dini hari Kamis.
Sang terduga pelaku sempat dikepung oleh massa yang marah dan akhirnya bersembunyi di pos satpam kampus. Namun, polisi berhasil mengamankan pelaku untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Modus Operandi Pelaku Terungkap
Kasus ini terkuak ketika salah satu korban, seorang mahasiswi Unnes dengan inisial NI, menerima chat mencurigakan dari pelaku. Dalam chat tersebut, pelaku menanyakan hal-hal yang tidak layak terkait jasa antar jemput (jastip) yang ditawarkan oleh korban.
Ketakutan, korban segera mengungkapkan chat tersebut kepada komunitas driver wanita yang ia ikuti. Hal ini kemudian memancing pengakuan dari beberapa korban lainnya, membuat pelaku dikepung oleh ratusan mahasiswa Unnes.
Pelaku Mahasiswa Ditangkap
Polrestabes Semarang telah menetapkan pelaku, berinisial MFA (19), sebagai tersangka dalam kasus chat pelecehan seksual terhadap tiga mahasiswi. Polisi berhasil mengumpulkan bukti yang cukup untuk menjerat pelaku dengan ancaman hukuman kurungan di bawah 5 tahun penjara.
Meskipun tidak ditahan, pelaku diwajibkan untuk melapor secara berkala kepada pihak berwajib. Universitas Negeri Semarang pun turut berkomentar terkait insiden tersebut, menyebut bahwa korban yang teridentifikasi dalam kasus ini berjumlah tiga orang.
Unnes berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman dan siap bekerja sama dengan kepolisian guna menyelesaikan masalah ini. Kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus menjadi sorotan serius yang menuntut responsibilitas yang tinggi.

