Tuesday, August 11, 2026
HomeBeritaGagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Impor oleh BNN

Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Impor oleh BNN

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 3,37 ton narkotika berupa kuncup bunga ganja (cannabis buds) di Pergudangan Prambanan Bizland, Kabupaten Gresik pada Kamis (2/7). Narkotika asal Thailand tersebut rencananya akan diolah menjadi bahan baku liquid (cartridge) rokok elektrik atau vape.

Penyadapan Internasional

Dalam pengungkapan ini, BNN RI tidak hanya beroperasi di Gresik tetapi juga di Purwakarta. Sebanyak 20 kilogram barang bukti berhasil disita di Purwakarta. Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Kombes Pol Didik Hariyanto, jumlah total narkotika yang diamankan adalah 3,37 ton dan melibatkan lintas negara seperti Thailand, Indonesia, dan Malaysia.

Badan tersebut berhasil mencegah upaya penyelundupan dengan menyamarkan barang haram di antara koper dan produk lateks di dalam kontainer menggunakan dokumen kepabeanan palsu. Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa penyelundupan ini melibatkan jalur impor resmi menggunakan kontainer yang dilegalisir.

Penyalahgunaan Generasi Muda

Narkotika jenis kuncup bunga ganja ini direncanakan untuk dijadikan bahan baku ekstrak tetrahydrocodone hidrokanabinol atau THC yang akan digunakan sebagai cairan isi ulang rokok elektrik atau vape. Menurut Suyudi, penyalahgunaan narkotika melalui tren konsumsi generasi muda menjadi tantangan baru yang harus dihadapi.

Hingga saat ini, 12 orang terduga pelaku dengan peran berbeda-beda telah diamankan dan diperiksa. Dari operasi ini, BNN RI berhasil mengamankan potensi penyalahgunaan narkotika untuk lebih dari 10 juta jiwa generasi bangsa dengan nilai kerugian ekonomi mencapai miliaran rupiah.

Di sisi lain, Dirjen Bea Cukai RI, Jaka Budi Utama, menjelaskan bahwa bisnis narkotika ini merupakan bagian dari jaringan internasional yang melibatkan beberapa negara, termasuk China, Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Penyelundupan berhasil terbongkar setelah petugas mendeteksi anomali pada komoditas saat dilakukan pemeriksaan menggunakan X-ray di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer