IHSG Turun Tajam di Awal Perdagangan Senin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambruk tajam pada awal perdagangan Senin (2/2). Dalam 17 menit pertama setelah dibuka, IHSG turun 5,03 persen atau 418,75 poin ke level 7.910,85. Hal ini menunjukkan volatilitas pasar yang tinggi sejak sesi perdagangan dimulai.
Proyeksi dan Analisis Pergerakan IHSG
Pada Rabu (12/8), IHSG diprediksi akan bervariasi setelah sebelumnya mengalami penurunan. Penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG melemah 97,49 poin atau 1,53 persen ke level 6.267,88. Secara teknikal, terdapat indikasi penyempitan histogram positif MACD dan Stochastic RSI bergerak melemah di area pivot. IHSG juga ditutup di bawah level MA10, namun masih bertahan di atas MA20.
Analisis Penjualan Ritel dan Industri Otomotif
Phintraco Sekuritas mencatat penurunan penjualan ritel Indonesia sebesar 3,0 persen secara tahunan pada Juni 2026. Meskipun mengalami penurunan, angka ini menunjukkan perlambatan dari penurunan sebelumnya. Penjualan mobil di Indonesia meningkat 33,3 persen year-over-year (yoy) menjadi 81.115 unit pada Juli 2026, sementara penjualan sepeda motor tumbuh 8,3 persen secara tahunan.
Rekomendasi Saham dari Phintraco dan MNC Sekuritas
Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham seperti MEDC, TKIM, ULTJ, CUAN, dan BUKA sebagai pilihan utama dalam perdagangan Rabu (12/8). Sementara itu, MNC Sekuritas melihat potensi penguatan IHSG dengan target 6.440-6.544 dalam skenario terbaik, namun dalam skenario merah IHSG dapat koreksi ke rentang 5.890-6.192. MNC Sekuritas juga merekomendasikan saham AMRT, EMAS, HRUM, dan ICBP untuk diperhatikan.

